Dalam dunia akademik atau pendidikan tidak jarang masih banyak yang menganggap remeh sebuah keorganisasian.
Banyak yang masih berfikiran bahwa berorganisasi adalah hal yang membuang waktu kita hal yang samasekali tidaada guna baik untuk diri sendiri maupun orang lain, dengan memberi contoh beberapa orang yang gagal dalam berorganisasi mereka yakin bahwa organisasi hanya untuk anak yang tidak memiliki kesibukan, kesepian, dan masalah saja.
Jika paradigma yang di terapkan dalam menilai sesuatu adalah dari sisi negatif seperti kegagalan seseorang maka itu akan melemahkan kita hingga kita ragu utuk melangkah, jika memang yang di yakini kegagalan beberapa oknum dalam berorganisasi yang di jadikan contoh dan motifasi untuk katakan tidak pada organisasi maka bagaimana dengan mereka yang kerja tapi tetap miskin sekolah tapi tetap bodoh dan makan tapi tetap mati apakah itu akan kita ungkiri.
Belajar dari sisi negatif adalah belajar dari kesalahan untuk memperbaikinya Contoh kenapa dia gagal dalam berorganisasi karna tidak serius hanya pacaran tidak fokus malas maka kita harus lebih serius boleh berpasangan tapi tetap fokus komid dan semangat. Hal sepertiitu adalah yang seharusnya di pelajari belajar dari kegagalan orang dengan memperbaiki dari segi elemen yang membuat dia gagal.
Organisasi adalah wadah paling relevan untuk pengembangan diri seperti kerjasama tim lidersip/ kepemimpinan tanggungjawab dan lain sebagainya. Semakin aktif organisasi maka semakin besar sekolah kampus negara dan bangsanya karna bukan nama kampus yang seharusnya membesarkan nama mahasiswa tapi nama mahasiswa yang harus membesarkan nama kampus.
Hal yang perlu di ingat adalah kegagalan bukan ahir dari segalahal akantetapi kegagalan adalah sesuatu langkah pembelajaran menuju kesuksesan yang kekal
Banyak yang masih berfikiran bahwa berorganisasi adalah hal yang membuang waktu kita hal yang samasekali tidaada guna baik untuk diri sendiri maupun orang lain, dengan memberi contoh beberapa orang yang gagal dalam berorganisasi mereka yakin bahwa organisasi hanya untuk anak yang tidak memiliki kesibukan, kesepian, dan masalah saja.
Jika paradigma yang di terapkan dalam menilai sesuatu adalah dari sisi negatif seperti kegagalan seseorang maka itu akan melemahkan kita hingga kita ragu utuk melangkah, jika memang yang di yakini kegagalan beberapa oknum dalam berorganisasi yang di jadikan contoh dan motifasi untuk katakan tidak pada organisasi maka bagaimana dengan mereka yang kerja tapi tetap miskin sekolah tapi tetap bodoh dan makan tapi tetap mati apakah itu akan kita ungkiri.
Belajar dari sisi negatif adalah belajar dari kesalahan untuk memperbaikinya Contoh kenapa dia gagal dalam berorganisasi karna tidak serius hanya pacaran tidak fokus malas maka kita harus lebih serius boleh berpasangan tapi tetap fokus komid dan semangat. Hal sepertiitu adalah yang seharusnya di pelajari belajar dari kegagalan orang dengan memperbaiki dari segi elemen yang membuat dia gagal.
Organisasi adalah wadah paling relevan untuk pengembangan diri seperti kerjasama tim lidersip/ kepemimpinan tanggungjawab dan lain sebagainya. Semakin aktif organisasi maka semakin besar sekolah kampus negara dan bangsanya karna bukan nama kampus yang seharusnya membesarkan nama mahasiswa tapi nama mahasiswa yang harus membesarkan nama kampus.
Hal yang perlu di ingat adalah kegagalan bukan ahir dari segalahal akantetapi kegagalan adalah sesuatu langkah pembelajaran menuju kesuksesan yang kekal
Komentar
Posting Komentar